Sejarah Perusahaan

Perjalanan Qyta Trans dimulai pada tahun 2011 ketika Bapak Kompol (Purn) Gusman Fitra merintis usaha jasa transportasi di tengah kesibukannya sebagai anggota Kepolisian Republik Indonesia. Ketertarikannya terhadap dunia usaha telah tumbuh sejak masa muda dan mendorongnya untuk mulai membangun berbagai usaha, termasuk di bidang transportasi.

Pada tahap awal, Qyta Trans memulai operasional dengan dua unit kendaraan Daihatsu Luxio. Pengelolaan usaha pada masa tersebut masih dilakukan secara sederhana. Proses reservasi, pencatatan penumpang, hingga administrasi operasional masih mengandalkan sistem manual.

Lima tahun pertama menjadi periode pembelajaran yang penting bagi perusahaan. Pertumbuhan usaha belum selalu berjalan sesuai harapan dan berbagai tantangan operasional maupun pengelolaan keuangan harus dihadapi. Kondisi tersebut kemudian mendorong Qyta Trans melakukan pembenahan secara lebih sistematis.

Memasuki sekitar tahun 2015, pengembangan sistem bisnis dan operasional mulai dilakukan secara lebih serius. Perubahan tersebut mencakup pengelolaan administrasi, reservasi, operasional, serta berbagai aspek manajemen perusahaan. Dari proses yang sebelumnya dilakukan menggunakan catatan manual, Qyta Trans secara bertahap beralih menuju sistem digital dan online.

Perkembangan perusahaan juga diikuti dengan bertambahnya jumlah armada dan jaringan perjalanan. Dari awalnya hanya memiliki dua kendaraan, Qyta Trans kemudian berkembang hingga memiliki lebih dari 100 unit armada, dengan mayoritas kendaraan berupa Toyota Innova Reborn dan Toyota Hiace. Perusahaan juga memperluas jaringan layanan hingga memiliki sejumlah jalur aktif yang melayani perjalanan antarkota.

Sebelum pandemi COVID-19, Qyta Trans tercatat dapat melayani hingga sekitar 22.000 penumpang dalam satu bulan. Pandemi kemudian memberikan dampak besar terhadap aktivitas transportasi dan menyebabkan jumlah perjalanan serta penumpang mengalami penurunan yang signifikan. Setelah masa tersebut, Qyta Trans secara bertahap melakukan pemulihan dan kembali mengembangkan kegiatan operasionalnya.

Dalam perjalanan selanjutnya, Qyta Trans juga mengembangkan layanan untuk berbagai kebutuhan transportasi, tidak hanya perjalanan reguler, tetapi juga perjalanan rombongan, perusahaan, sekolah, keluarga, serta kebutuhan wisata yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

Salah satu bagian penting dalam perjalanan Qyta Trans adalah keputusan Bapak Kompol (Purn) Gusman Fitra untuk mengakhiri kariernya di Kepolisian dan secara resmi menjadi purnawirawan Polri pada 1 Juli 2019. Keputusan tersebut diambil untuk memberikan perhatian dan fokus yang lebih besar terhadap pengembangan bisnis yang telah dirintis sebelumnya.

Dari sebuah usaha transportasi yang dimulai dengan dua kendaraan, Qyta Trans terus berkembang melalui proses panjang yang mencakup pembenahan sistem, pengembangan armada, perluasan jaringan, serta peningkatan kualitas pelayanan.

Lebih dari satu dekade perjalanan tersebut menjadi bagian dari fondasi Qyta Trans dalam menjalankan bisnis transportasi hingga saat ini. Dengan pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh sepanjang perjalanan, Qyta Trans terus berupaya melakukan pengembangan secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat.

Butuh bantuan lebih lanjut?

Tim layanan pelanggan Qyta Trans siap membantu setiap hari.

Kontak Kami